Cara Mengatasi Jenuh di Keluarga | Jangan Bilang Siapa-Siapa ya!

Cara Mengatasi Jenuh – Para pembaca situs peradabanbintang.com yang selalu cool, pernahkah anda merasakan bosan? hmmm..min yakin bahkan haqqul yaqin pastinya pernah.

Min bertanya, berapa lama anda sudah menikah? ups…yang jomblo jangan baper yaw.

Mungkin di antara pembaca ada yang usia pernikahannya sudah setahun, dua tahun, tiga tahun bahkan belasan atau puluhan tahun.

Dalam rentang waktu itu, pernahkah anda merenung dan bertanya-tanya, misalnya “ya allah….setiap hari suami berangkat kerja, pulang-pulang waktu sore, lalu makan dan istirahat, setiap hari begitu, hmm nggk ada yg baru”

Ahah…kalau anda pernah bergumam demikian, berarti anda pernah tertimpa J.E.N.U.H alias bosan.

Tapi jangan khawatir, perasaan jenuh itu termasuk fenomena wajar dan manusiawi loh. Seperti yang min katakan di atas, setiap orang pasti pernah mengalami perasaan tersebut.

yang membedakan adalah sikap kita dan cara kita dalam menghadapi perasaan itu.

Bagi yang baru menjalani hidup bersama, mungkin saja perasaan bosan itu belum kentara. Dalam arti belum begitu menggejala.

Tetapi lambat laun perasaan itu mulai ada, tumbuh dan membesar. Akhirnya pada saat itulah masing-masing pasangan akan mengeluarkan karakter aslinya.

Kalau tidak disikapi dengan bijak, masing-masing karakter yang berbeda ini akan bentrok dan terus menerus bertengkar.

Meski sesekali akur, lambat laun betengkar kembali hingga mereka mampu saling  mentoleransi karakter masing-masing.

Apa pangkal semua ini?

Bisa jadi penyebabnya adalah BOSAN or JENUH.

Nah berikut ini min kasih tips-tips mengatasi rasa jenuh di keluarga :

1. Jalan – Jalan ke Tempat Wisata

tips mengatasi jenuh

jalan-jalan

Sesekali anda perlu mengulang kenangan-kenangan saat bulan madu. Kalau dahulu anda menghabiskan waktu honey moon di tempat wisata, sekarang cobalah ulangi lagi moment tersebut.

Bagi para suami, anda jangan terlalu perhitungan dengan cost touring ini. Sebab berapa pun cost yang harus anda keluarkan, baik besar atau kecil, sama sekali tidak ada dalam kamus pertimbangan istri. Hehe

Dalam pandangan istri, yang paling terpenting adalah jalan-jalan dan menikmati setiap langkah romantis bersama anda.

Mereka tidak peduli apakah anda mengeluarkan sedikit atau banyak uang.

Dalam hal ini sebetulnya seorang suami bisa menyiasati. Maksudnya, untuk merealisasikan jalan-jalan, anda tak perlu mencari berbagai tempat wisata terbaru yang eksotik dan berbiaya mahal.

Kalau di Ciputat mah, sekedar situ gintung juga sudah cukup.

ingat ya, clue-nya “yang penting jalan-jalan”

2. Nonton Bareng (Nobar)

tips mengatasi jenuh

nobar

Selain jalan-jalan bareng, anda juga perlu nonton bareng sekali-kali. Min yakin, anda juga punya film-film favorit yang bernuansa romantis.

Cobalah ajak pasangan anda untuk melakukan aktifitas ini.

Selain dapat menghilangkan kepenatan, nonton bareng juga bisa menjadi sarana untuk memperoleh inspirasi baru untuk kehidupan rumah tangga yang lebih berbinar-binar.

Kalau pasangan anda termasuk orang kaku, yang anti terhadap film, cobalah paksa ia untuk nonton film-film yang mendekati karakteristik pengetahuannya. Misalnya nonton film Umar bin Khatab gitu….:)

Tapi kalau saran min, dalam kontek menghilangkan jenuh cobalah tonton film-film romantis seperti Surga yang Tak Dirindukan….Eh maksudnya Ketika Cinta Bertasbih 🙂

3. Ucapkan Kalimat Romantis

mengatasi jenuh

ucapan romantis

Coba anda ingat-ingat, kapan terakhir mengucapkan “I Love U” kepada pasangan? hmm…. kalau udah jaraaaang sekali, sebaiknya anda harus segera ucapkan kalimat ini.

Et et…jangan salah, meskipun sederhana tetapi kalimat ini memiliki dampak yang besar loh.

Memang bagi The Kakuers alias orang-orang kaku, ucapan “I Love U, I Miss u, I Need U” dan sejenisnya terkesan seperti ucapan lebay atau seperti ke kanak-kanakan.

Padahal bagi seorang istri, kalimat tersebut merupakan mantra yang dapat menenangkan jiwanya. Ketika ucapaan itu dilontarkan, seakan-akan ada energi yang mengalir ke dalam tubuh mereka. Bener nggk sih?

Selain diucapkan secara langsung, anda juga perlu mengucapkannya via tulisan atau via chating whatsapp.

Lagi-lagi, meski terkesan sederhana tetapi ucapan ini bisa dijadikan semacam pelumas agar aktifitas kehidupan rumah tangga berjalan dengan luwes dan berbinar-binar.

4. Belajar Bareng

tips mengatasi jenuh

belajar bareng

Dengan segudang aktifitas rumah tangga, seorang istri adalah pihak yang berpotensi terserang ‘penyakit’ BOSAN.

Nah, selain cara-cara di atas, anda juga bisa mengatasi dengan cara belajar bareng.

Dalam konteks ini, seorang suami tidak perlu minder dengan kemampuan yang dimiliki. Kalau ia punya keahlian membaca al-Quran dengan baik, ajarkanlah hal itu.

Tujuannya bukan sekedar ta’liim tetapi juga untuk menyusun puzzle Sakinah Mawadah Warohmah dalam rumah tangga.

Bisa dibayangkan, dengan suara yang pas-pasan mereka saling mendengarkan satu sama lain. Bisa jadi, ujungnya malah tertawa bareng:)

5. Saling Meninggalkan

mengatasi jenuh

pergi

Tips yang kelima ini terbilang ekstreme, tetapi efeknya cukup ampuh.

Perasaan bosan kadangkala disebabkan karena terlalu sering bersama. Makan bareng, tidur bareng, shalat bareng dan sebagainya.

Nah, sewaktu-waktu pasti ada titik di mana anda mengalami rasa jenuh lalu berantem dan saling menyalahkan.

Untuk mengatasinya, cobalah anda berpisah untuk sementara waktu. Mungkin sehari, atau sehari setengah. Jangan terlalu lama juga. Hehe

Dulu min juga pernah berantem sama istri sampe pada tarap yang heroik. 

Lalu si doi bilang “Ai mau pulang….” saya jawab “silahkan, mau berapa hari?” ia tak menjawab. “Yaudah, silahkan berapa hari aja, itu ATM nya di dompet, bawa aja untuk keperluan”. Kemudian istri pun mengangguk.

Sebetulnya dalam hati saya masih ragu akan niat si doi. Tetapi ketika waktu semakin sore, ia benar-benar menyiapkan perbekalannya untuk pulang.

Sekitar jam 16 an ia pun berangkat pulang….dan saya biarkan saja. Waktu itu saya duga paling juga ia pergi ke kontrakan temannya, atau ke rubin tertentu. hehe

Setelah itu saya berangkat ke kampus untuk mengikuti perkuliahan sebagaimana mestinya hingga malam hari menjelang Isya.

Ketika kembali ke kostan, hati saya berdebar-debar melihat kontrakan yang padam tanpa secuil cahaya. Dalam hati saya berkata, “si doi benar-benar pulang”.

Setelah masuk ternyata memang benar, ia tidak ada di kontrakan. Hmmm….hati saya mulai sedih. Khawatir terjadi apa-apa di perjalanan. “ya Allah salahkah aku?” 🙂

Dalam kegalauan itu, saya hanya bisa termenung di depan meja belajar.

Saya buka lagi tulisan-tulisan romantisnya di note hp yang ditinggalkannya. Ooooh…..indah sekali semua tulisan love itu.

Ketika air mata saya semakin deras, tiba-tiba ada yang mengetok pintu “tok…tok…tok”

Seketika langsung saya usap air mata dengan kain, lalu saya buka pintu….jreeeeeeeeeeeeeng ternyata si doi balik lagi. Haha

Tanpa banyak ba bi bu, si doi langsung saya peluk dan ia pun tak kuasa menangis. Akhirnya kami pun berpelukan romantis dan ketawa-ketawa.

Setelah saya tanya dari mana, si doi jawab “dari situ gintung…lalu pulangnya makan mie ayam” gubraaaak

Itulah 5 tips mengatasi jenuh di rumah tangga yang kudu anda ketahui. Semoga bermanfaat ya.

Ditulis oleh : Andi Badren 

Baca Juga : 

Mewaspadai Infiltrasi Iblis dalam Rumah Tangga

Leave a Reply